Xiaomi Rilis Redmi K50 dan K50 Pro, ini Dia Spesifikasinya

Recent articles

Gamelogue.id, Jakarta – Xiaomi resmi rilis dua smartphone terbarunya, yaitu Redmi K50 “reguler” dan Redmi K50 Pro di China pada Kamis (17/3) lalu. Keduanya adalah ponsel model baru yang masuk ke dalam Redmi K50 Series, masuk ke Redmi K50 Gaming Edition yang lebih dulu dirilis di China pada pertengahan Februari lalu.

Redmi K50 Pro dan Redmi K50 “reguler” punya desain bodi yang mirip. Contohnya, layar dengan hiasan punch hole juga bagian belakang yang dibekali modul persegi panjang untuk wadah tiga kamera belakang.

Akan tetapi, jika dilihat dari spesifikasinya, secara kelas, Redmi K50 Pro jadi model yang lebih tinggi dibanding Redmi K50 “reguler”. Versi Pro hadir dengan pilihan memori yang lebih besar, lalu dibekali dengan chipset, kamera, dan teknologi fast charging yang lebih tinggi.

Spesifikasi Redmi K50 Pro

Redmi K50 Pro punya layar AMOLED berukuran 6,7 inci dengan resolusi QHD Plus (3.200 x 1.440 piksel) dan refresh rate 120 Hz. Layar ponsel ini juga sudah dilapisi kaca pelindung Corning Gorilla Glass Victus. Di bagian tengah atas layar ada punch hole sebagai wadah kamera selfie dengan sensor Sony IMX596 yang beresolusi 20 MP.

Smartphone ini punya tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 108 MP dengan OIS, kamera ultra-wide 8 MP, dan kamera makro 2 MP. Untuk dapur pacunya, Redmi K50 Pro ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9000 yang dibangun dengan proses fabrikasi 4 nanometer (nm).

Chipset yang ada di Redmi K50 Pro ini jadi chipset smartphone pertama yang dibangun di atas fabrikasi 4 nm, yang diklaim bisa tingkatkan kinerja sekaligus tingkatkan efisiensi daya. Chipset ini dipadukan dengan RAM 8/12 GB dan penyimpanan media 128/256/512 GB.

Redmi K50 Pro punya baterai berkapasitas 5.000 mAh yang sudah support fast charging 120W dan diklaim bisa isi penuh daya ponsel (dari 0-100%) dalam waktu 19 menit.

Selain itu, fitur lainnya yang dibawa Redmi K50 Pro seperti dukungan antarmuka MIUI 13, NFC, dan Bluetooth 5.3.

Spesifikasi Redmi K50

Redmi K50 punya spesifikasi yang lebih rendah dibanding versi Pro, terutama di aspek chipset, kamera, dan teknologi fast charging. Xiaomi tidak bekali Redmi K50 “reguler” dengan chipset yang sama dengan Redmi K50 Pro.

Redmi K50 “reguler” pakai chipset MediaTek Dimensity 8100 di Redmi K50. Chipset yang baru dirilis pada awal Maret lalu ini dirancang dengan fabrikasi 5 nm. Chipset ini lalu dipadukan dengan RAM 8/12 GB dan penyimpanan media 128/256 GB.

Untuk kameranya, Redmi K50 “reguler” juga punya tiga kamera belakang seperti versi Pro, tapi dengan resolusi kamera utama yang lebih rendah, yaitu 48 MP. Dua kamera belakang lainnya, yaitu kamera ultra-wide 8 MP dan kamera makro 2 MP.

Redmi K50 punya baterai berkapasitas 5.500 mAh, lebih besar dibanding versi Redmi K50 Pro. Namun, baterai ini cuma support teknologi fast charging 67W saja.

Selain tiga aspek di atas, secara umum, Redmi K50 “reguler” punya spesifikasi yang sama dengan versi Pro. Redmi K50 “reguler” juga punya layar AMOLED berukuran 6,7 inci dengan resolusi QHD Plus (3.200 x 1.440 piksel) dan refresh rate 120 Hz.

Layar smartphone ini juga sudah dilapisi kaca pelindung Corning Gorilla Glass Victus. Lalu ada kamera selfie dengan resolusi yang sama persisi, yaitu 20 MP (dengan sensor Sony IMX596).

Fitur lainnya yang ada di Redmi K50 veris “reguler” juga sama, seperti dukungan antarmuka MIUI 13, NFC, dan Bluetooth 5.3.

Harga Redmi K50 Series

Di China, baik Redmi K50 versi pro maupun “reguler” hadir dalam empat pilihan warna yang sama, yaitu hijau, silver, biru, dan hitam. Khusus untuk warna hitam, Xiaomi berikan hiasan elemen es kristal di bagian belakang ponselnya.

Untuk harganya, di China Redmi K50 Pro dan Redmi K50 dijual dengan harga dan pilihan memori yang beragam, dengan rincian sebagai berikut.

Harga Xiaomi Redmi K50 Pro

8/128 GB : 2.999 yuan (sekitar Rp6,7 juta)
8/256 GB : 3.299 yuan (sekitar Rp7,4 juta)
12/512 GB : 3.999 (sekitar Rp8,9 juta)

Harga Xiaomi Redmi K50

8/128 GB : 2.399 yuan (sekitar Rp 5,3 juta)
8/256 GB : 2.799 yuan (sekitar Rp 6,2 juta)

Belum diketahui apakah dua ponsel Redmi K50 series ini bakal dijual di luar China atau tidak. Selain itu, tidak menutup kemungkinan Xiaomi bakal rilis seri ini dengan nama atau bahkan model ponsel yang baru.

Hal ini bukanlah sesuatu yang baru, karena Xiaomi “cukup rajin” ubah nama (rebrand) ponsel yang diluncurkan di China, saat dirilis di luar China. Seperti Poco X2 yang rilis Februari 2020 lalu, merupakan jelmaan dari Redmi K30 versi 4G yang lebih dulu rilis di China beberapa bulan sebelumnya (Desember 2019).