Rendezvous, Game Cyberpunk Buatan Indonesia Berlatar Neo Surabaya

Recent articles

Gamelogue.id, Jakarta – Dari mulai game Blade Runner sampai Akira, selalu ada bayangan tentang masa depan lewat gambaran cyberpunk. Meskipun sudah ada banyak penggambaran futuristik kota-kota besar di seluruh dunia, inilah saatnya bagian dunia yang lain untuk bersinar.

Itulah alasan kenapa game Rendezvous buatan developer asal Indonesia, Pendopo Studio, ini sangat unik karena berlatar di Neo Surabaya pada tahun 2064.

Game petualangan berbasis pixel ini sepertinya terinspirasi dari game seperti Out of This World di SNES dan game indie Superbrothers: Sword & Sworcery EP dalam hal visualisasi Rendezvous.

Game ini berpusat di tokoh bernama Setyo, seorang mantan agen yang relakan masa pensiunnya untuk selamatkan saudarinya. Setyo harus jelajahi jalanan belakang kota futuristik ini, menyelinap untuk menghindari drone, dan berhubungan dengan geng Cyberunner yang jahat.

Rendezvous bakal ajak pemain jelajahi dunia di sekitar untuk cari petunjuk tentang keberadaan saudarinya Setyo. Pemain bakal temukan teka-teki seperti Bioshock, atau terlibat baku tembak dengan Cyberunners.

Lain dari game pixel era 16-bit, game Rendezvous lebih menekankan teknik pencahayaan modern seperti pencahayaan dinamis, volumetric fog, dan bloom yang benar-benar hidupkan Neo Surabaya.

Meskipun game ini belum berikan tanggal rilis resmi, pemain bisa coba demo prolog game di itch.io.